Memahami Penentuan Ukuran Posisi: Lebih dari Sekadar Firasat
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Hai semuanya, saya ingin sedikit membahas tentang penentuan ukuran posisi karena ini adalah salah satu hal mendasar yang sering terabaikan dalam kegembiraan ide trading baru. Ini bukan hanya tentang berapa banyak modal yang Anda masukkan ke dalam suatu trade; ini terkait erat dengan manajemen risiko Anda dan, pada akhirnya, kelangsungan hidup Anda di pasar.
Pada intinya, penentuan ukuran posisi adalah menentukan jumlah unit (saham, lot, kontrak) yang akan Anda beli atau jual untuk suatu trade tertentu. Kuncinya adalah menentukan ukuran posisi Anda berdasarkan berapa banyak yang mampu Anda rugikan pada trade spesifik tersebut, bukan berapa banyak yang ingin Anda menangkan. Katakanlah Anda telah memutuskan bahwa Anda hanya bersedia mengambil risiko 1% dari total modal trading Anda pada setiap trade tunggal. Jika stop loss Anda diatur untuk mengambil kerugian 50-pip, dan setiap lot standar $EURUSD mewakili nilai dolar tertentu per pip, Anda kemudian akan menghitung berapa banyak lot yang dapat Anda perdagangkan sambil menjaga kerugian dolar maksimum tersebut dalam toleransi risiko 1% Anda. Kedengarannya sederhana, tetapi di sinilah banyak orang salah, baik dengan overleveraging pada 'hal yang pasti' atau under-leveraging pada setup probabilitas tinggi. Bahkan melihat hari seperti hari ini di mana $INR turun 1,44% dan diperdagangkan dalam kisaran lebar 12,44–13,29, memutuskan berapa banyak yang akan dikomitmenkan sangatlah penting. Ayunan besar seperti itu berarti stop Anda harus dihormati, dan ukuran posisi Anda harus memperhitungkan potensi volatilitas tersebut tanpa menghancurkan akun Anda.