Pentingnya Position Sizing dalam Trading
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Akhir-akhir ini, saya melihat banyak orang kembali tertarik pada pasar kripto setelah harga beberapa koin mulai bergerak naik, seperti $CRV yang naik 6.18% atau $TOP yang naik 5.86%, sementara $LDO juga naik sedikit 0.24% dalam satu hari. Melihat harga memantul seperti ini mungkin membuat banyak orang ingin berspekulasi, dan itu bukan hal yang salah. Namun, satu hal yang ingin saya tekankan kepada semua trader, terutama pemula, adalah tentang Position Sizing atau menentukan ukuran investasi yang sesuai setiap kali.
Inti dari Position Sizing adalah membatasi risiko kerugian pada setiap trade ke tingkat yang dapat kita terima dan tidak terlalu memengaruhi modal keseluruhan kita. Misalkan kita memiliki modal 10.000 baht dan kita memutuskan untuk tidak rugi lebih dari 2% dari total modal per trade. Itu berarti kita dapat menanggung kerugian maksimum 200 baht per trade. Jika kita menetapkan Stop Loss di -5% dari harga beli, itu berarti jika kita ingin membeli koin X, kita harus menghitung kembali bahwa jumlah uang yang harus kita gunakan untuk membeli koin X tidak boleh melebihi 4.000 baht (karena 5% dari 4.000 baht adalah 200 baht). Melakukan hal ini akan membantu kita bertahan lebih lama di pasar, tidak peduli seberapa bergejolaknya pasar. Meskipun terkadang kita salah memilih arah, manajemen modal yang baik akan selalu memberi kita kesempatan untuk kembali menghasilkan keuntungan di masa depan. Cobalah untuk menerapkannya.