Pelajaran yang Didapat: Over-leveraging pada 'hal yang pasti' di Polymarket
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Melihat kembali pasar pemilihan tahun 2020 di Polymarket, kesalahan terbesar saya bukanlah salah dalam hasil tertentu, tetapi bagaimana saya menentukan ukuran posisi pada apa yang saya kira adalah kepastian mutlak. Khususnya, pasar 'Siapa yang akan memenangkan Pemilihan Presiden AS?'. Saya begitu yakin dengan data jajak pendapat dan poin naratif tertentu sehingga saya menempatkan sebagian besar modal yang tersedia ke satu sisi, sama sekali mengabaikan volatilitas tersirat dan risiko ekor yang selalu dibawa oleh Polymarket, seperti pasar lainnya. Saya pada dasarnya memperlakukan hasil probabilistik sebagai kepastian. Ketika hasil awal mulai berayun secara tak terduga, posisi saya berada di bawah air secara signifikan. Kesalahan saya bukan hanya panggilan arah, tetapi pengabaian total terhadap manajemen risiko dan penentuan ukuran posisi berdasarkan kepercayaan diri saya daripada realitas pasar. Itu bukan perdagangan balas dendam, hanya kelebihan kepercayaan diri murni yang tidak tercampur yang menyebabkan over-leveraging pada satu peristiwa. Akhirnya harus menyeimbangkan kembali dengan kerugian untuk membebaskan modal untuk posisi lain yang sebenarnya memiliki rasio risiko-imbalan yang lebih seimbang. Mengajari saya untuk selalu menentukan ukuran untuk skenario terburuk, bahkan jika skenario terbaik terasa akan segera terjadi.