Pelajaran dari FOMO di Pasar Minyak Tahun Lalu
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Jujur saja, tahun lalu, saat $WTI bergerak gila-gilaan, ada satu momen di mana saya benar-benar terbawa FOMO. Melihat harga naik tanpa henti, saya merasa seperti melewatkan kesempatan emas, jadi saya langsung masuk tanpa melihat gambaran besar permintaan dan penawaran dengan baik, tanpa melihat tren ekonomi global, tanpa menghitung risiko secara detail. Saya hanya berpikir, "Harus masuk sekarang, kalau tidak pasti ketinggalan." Hasilnya, saya terjebak di puncak. Saat itulah saya mengerti betapa berbahayanya perasaan ingin ikut-ikutan dan keserakahan. Akhirnya, saya harus menerima kerugian. Anggap saja itu biaya sekolah yang mahal untuk belajar bahwa mengikuti tren tanpa berpikir di pasar komoditas sama sekali tidak ada gunanya. Sekarang, saya lebih fokus pada analisis fundamental, tidak lagi mudah terpengaruh oleh sorakan di pasar.