Memahami Dasar-dasar Jenis Order: Limit vs. Market
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Memilih jenis order yang tepat sangat penting bagi setiap trader karena secara langsung memengaruhi harga yang akan Anda dapatkan atau hilangkan dengan biaya trading.
- Market Order adalah perintah yang memberi tahu broker, "Beli untuk saya sekarang, dengan harga terbaik di pasar saat ini." Keuntungannya adalah Anda pasti akan mendapatkan saham/aset tersebut, tetapi kerugiannya adalah Anda tidak dapat mengontrol harga, terutama di pasar yang sangat fluktuatif. Anda mungkin mendapatkan harga yang lebih buruk dari yang Anda kira. Misalnya, jika Anda ingin membeli $AMD saat harganya 521.58 tetapi pasar bergerak cepat, Anda mungkin mendapatkan harga 522 atau 523.
- Limit Order adalah perintah di mana Anda menentukan harga yang ingin Anda beli atau jual, "Beli $AMD di 520 atau lebih rendah" atau "Jual $CL di 70.00 atau lebih tinggi." Keuntungannya adalah Anda dapat mengontrol harga dengan pasti jika order Anda cocok pada harga tersebut atau lebih baik. Namun, kerugiannya adalah order Anda mungkin tidak pernah cocok sama sekali jika pasar tidak pernah mencapai harga yang Anda tetapkan, menyebabkan Anda kehilangan peluang.
Penggunaan Market Order cocok untuk situasi di mana Anda ingin masuk atau keluar dari trading dengan cepat, tanpa terlalu fokus pada harga, atau ketika Anda trading aset dengan likuiditas tinggi. Sedangkan Limit Order cocok ketika Anda ingin mengontrol harga secara akurat dan tidak terburu-buru.
Pikirkan tentang situasi $AUDJPY di mana pergerakan harian tampaknya terbatas pada 111.576. Menggunakan Market Order mungkin tidak membuat banyak perbedaan. Tetapi untuk komoditas seperti $CL yang hari ini berfluktuasi dari 68.56 hingga 71.86, menggunakan Limit Order mungkin memberi Anda keuntungan lebih.