Pelajaran dari Keinginan untuk Menekan Tombol (Lagi)
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Saya ingat di awal tahun $DAX sedang ramai. Setelah periode stagnasi yang cukup lama, saya tidak bisa menahan diri untuk ikut serta. Melihat harganya terus naik tanpa henti, saya pikir harus segera ikut. Akhirnya, dari rencana awal untuk menunggu retest, menunggu konfirmasi sesuai gaya saya, rasa takut ketinggalan (FOMO) membuat saya langsung masuk tanpa memperhatikan sinyal apa pun. Begitu masuk, grafik sempat terlihat akan naik sebentar, lalu berbalik turun dengan cepat. Begitu kuatnya hingga stop loss yang saya pasang sesuai aturan tidak sempat terpicu. Saya hanya bisa berdoa agar harga kembali naik. Akhirnya, harga terus bergerak melawan hingga saya terpaksa menutup posisi secara manual karena tidak ada lagi alasan untuk menahannya. Pelajaran yang didapat? Terkadang, tidak melakukan apa-apa adalah cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan, atau setidaknya mencegah kerugian.