Hedging FX EM vs. eksposur ekuitas lokal - bagaimana Anda menyeimbangkannya?
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Sudah mendalami dana EM, khususnya yang memiliki utang mata uang lokal atau eksposur ekuitas yang signifikan. Saya mencoba memahami bagaimana manajer portofolio (atau bahkan investor ritel canggih, saya kira) memikirkan hedging risiko FX. Misalnya, jika saya melihat dana yang banyak berinvestasi di ekuitas Indonesia, yang menyiratkan eksposur IDR, bagaimana keputusan dibuat untuk melakukan hedging IDR tersebut kembali ke USD/EUR? Apakah ini sebagian besar tentang korelasi antara mata uang dan kinerja ekuitas? Atau lebih tentang prospek makro untuk IDR secara spesifik? Sepertinya pedang bermata dua; terkadang mata uang bertindak sebagai penyangga, di lain waktu memperkuat pergerakan. Apakah sebagian besar hanya mengikuti pergerakan FX atau adakah aturan umum kapan harus melakukan hedging dan kapan tidak?