Memahami Risiko-Imbalan dalam FX dan Komoditas
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Salah satu konsep paling fundamental bagi setiap trader, terlepas dari kelas aset, adalah gagasan risiko-imbalan. Ini bukan tentang memprediksi setiap pergerakan, tetapi tentang memastikan bahwa ketika Anda benar, potensi keuntungan lebih besar daripada potensi kerugian jika Anda salah. Cara sederhana untuk melihatnya adalah rasio potensi keuntungan Anda (harga target dikurangi harga masuk) terhadap potensi kerugian Anda (harga masuk dikurangi stop-loss).
Misalnya, Anda melihat posisi long $CADJPY. Jika Anda masuk di 115.688, menetapkan stop-loss Anda di 115.388 (risiko 30 pip), dan take-profit Anda di 116.588 (imbalan 90 pip), Anda memiliki rasio risiko-imbalan 1:3. Ini berarti untuk setiap dolar yang Anda risikokan, Anda berpotensi mendapatkan tiga dolar. Ini tidak menjamin keberhasilan pada setiap perdagangan tunggal, tetapi secara konsisten mengambil perdagangan dengan rasio risiko-imbalan yang menguntungkan sangat penting untuk profitabilitas jangka panjang. Bahkan jika Anda hanya benar 40% dari waktu, rasio 1:3 masih membuat Anda untung. Sebaliknya, mengambil perdagangan di mana Anda merisikokan 90 pip untuk menghasilkan 30 pip adalah proposisi yang merugikan dari waktu ke waktu, tidak peduli seberapa yakin Anda tentang arahnya. Selalu tentukan titik keluar Anda sebelum memasuki perdagangan.