Pemantauan transaksi AML dan orientasi klien yang lebih kecil
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Hai semuanya, saya mencoba mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang risiko AML untuk klien yang lebih kecil, khususnya di ruang startup/fintech di mana volume transaksi bisa sporadis pada awalnya. Pemahaman saya adalah bahwa frekuensi dan ukuran transaksi adalah indikator kunci untuk pemantauan, tetapi bagaimana dengan klien baru dengan riwayat terbatas yang kemudian tiba-tiba berkembang? Kami memiliki sistem untuk menandai penyimpangan dari pola yang diharapkan, tetapi saya ingin tahu bagaimana perusahaan lain yang lebih mapan menangani penilaian risiko orientasi awal untuk entitas yang lebih kecil yang mungkin berkembang pesat, terutama mengenai CDD awal vs. ambang batas pemantauan transaksi berkelanjutan. Apakah ada praktik industri umum untuk menyesuaikan profil risiko atau intensitas pemantauan saat mereka berkembang, selain hanya tinjauan umum pada interval tetap?