Pelajaran yang Didapat: Biaya Mengejar Gap dalam CFD
Diterjemahkan otomatis dari aslinya · Baca versi asli (English)
Hai semuanya, ingin berbagi pelajaran yang saya dapatkan dengan susah payah dalam trading CFD, khususnya tentang mengejar gap. Kita semua pernah melihat pergerakan semalam itu, entah itu laporan pendapatan yang melampaui ekspektasi atau berita geopolitik tak terduga yang membuat pasangan mata uang melonjak. Kesalahan saya adalah secara konsisten mencoba melompat ke pergerakan awal tersebut, seringkali dengan leverage tinggi, yakin bahwa saya akan menangkap 'leg berikutnya' dari breakout.
Yang biasanya terjadi adalah saya akan membuka posisi tepat setelah pasar dibuka, hanya untuk melihat momentum awal memudar hampir seketika. Gap akan mulai terisi, kadang-kadang sepenuhnya, kadang-kadang sebagian, tetapi hampir selalu cukup untuk mengenai stop saya atau memaksa saya keluar dengan kerugian. Saya ingat suatu kali dengan CFD saham bioteknologi, $XYZ, yang melonjak besar karena berita uji klinis. Saya masuk, berpikir itu akan berjalan sepanjang hari, hanya untuk melihatnya retracement hampir 70% dari gap dalam jam pertama. Ini bukan tentang cerita fundamental yang salah; ini tentang psikologi pasar saat pembukaan, di mana pembeli awal seringkali bertemu dengan profit-takers. Ini adalah contoh klasik FOMO yang mengarah pada keputusan buruk. Sekarang, saya mencoba menunggu konsolidasi atau re-test yang jelas dari level-level kunci sebelum mempertimbangkan entri setelah gap yang signifikan. Terkadang perdagangan terbaik adalah tidak berdagang, terutama ketika naluri Anda berteriak 'masuk!', dan itu adalah sesuatu yang masih saya kerjakan secara aktif.